Archive for July, 2006

July 31st 2006
Persahabatan

Posted under Blogging

Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?

Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?

Tahukah anda kata yang paling sulit untuk diungkapkan adalah : Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri? Continue Reading »

No Comments »

July 28th 2006
Yeah..

Posted under Blogging

Setelah beberapa hari keluar, aku coba berdiam diri dirumah. Aku membuat program-program ringan. Tapi tetap saja hal tersebut membuat ku semakin tertekan. Akhirnya pada siang hari aku ke Galery Indosat. Untuk menanyakan proses kartu prabayar IM3. Kartu ku tersebut hilang dan aku meminta ganti kartu tersebut ke galery Indosat. Galer\y Indosat melayaniku dengan ramah dan baik, akhirnya kartu IM3 ku kembali ke pangkuan ku.

Tapi yang jadi pertanyaan:

  1. Apakah nomor aku yang lama masih aktif?
  2. Apakah jika aktif akan dapat digunakan?
  3. Apakah mungkin 2 nomor yang sama aktif secara bersamaan?

Ya… Mungkin aku hanya berdoa saja… Karena aku sampai sekarang tetap meyukai pelayanan Indosat.

1 Comment »

July 26th 2006
Blog for me…

Posted under Blogging

Hahahaha…

Neverhead in my mind if I would to make a serious blog. Yes… I want to make a serious blog for my self.

Aku baru tahu kalo di blogger.com, tidak cukup mudah untuk membuat blog yang sesuai keinginan ku.. Aku sedang membuat theme untuk blog aku selanjutnya, tentunya dengan hosting sendiri… jadi namanya kayak www.dichialfaridi.net atau www.alfaridi.net Hehehehe… Walau harus bayar pertahun, ga masalah untuk hbi ku yang satu ini…

Prototype blog aku bisa dibuka di http://alfaridi.info walau masih nebeng di sman24bdg.com. Kalo ini jadi baru aku publish sendiri.

theme itu masih jelek jadi aku masih sedang membuat yang lebih bagus… Posting aku yang di Dichi Al Faridi dan Apa Itu Hidup? akan di export semua dan aku ga akan nulis di blogger.com lagi…

No Comments »

July 26th 2006
Masa Liburan

Posted under Blogging

Hari-hari ku makin menyebalkan -walaupun sekarang aku lagi liburan- karena masa libur ku yang panjang. Aku kuliah lagi sekitar akhir Agustus nanti. Seharusnya aku ikut SP untuk memperbaiki nilai ku. Tapi aku ga ikut karena kagok cuman satu mata kuliah, mendingan ngulang aja. Hari-hari ku yang statis membuatku menjadi pemales, aku ga lakuin apapun. Kecuali aku tetep belajar C#, PHP, .NET dan memperdalam delphi. Hanya itu yang bisa aku lakukan. Mungkin benar kalo aku belum saatnya untuk mencari uang, karena ilmu ku belum sempurna. Aku harus terus memperdalam ilmuku. Terus fokus pada apa yang aku ingin capai.

Aku masih mencari apa yang harus perdalam, tetep dalam tiga pilihan :

  1. Programing
  2. Desain Animasi
  3. Komunikasi Data

Itu secara global, tetapi ternyata di dalam semua itu masih banyak yang ku ingin kembangkan. Seperti, Programing Visual, Programing Web, Pingin bikin robot, pingin bikin sistem control, tapi ga tertarik bikin OS sendiri.. :D Sekarang harus terus memupuk dalam bidang-bidang tersebut agar mimpi-mimpi yang aku punya jadi kenyataan.

No Comments »

July 14th 2006
Terang bulan di depan layar monitor

Posted under Blogging



Saat pulang dari tempat ku bekerja � walau musim kemarau � ada juga hujan yang turun membasahi bumi yang kering ini. Semoga kita dapat memanfaatkan air yang langka ini. Aku terpesona saat melihat bulan yang indah, walau belum bulan purnama tapi bulan sudah mulai penuh berwarna kemerahan. Tapi hanya beberapa saat menatap wajah rembulan, kabut hitam gelap datang menutupi wajah sang rembulan (weeiiiss). Aku sedih bulan meninggalkan ku.. L

Hati ku sumringah (bahasa Indonesianya apa ya?) saat dapat menatap bulan kembali bersinar terang. Walaupun hari sedang mendung… Kok bisa?? Stellarium adalah program simulasi astronomi. Asyiknya program ini juga dapat menampilkan rasi-rasi bintang walaupun dalam format barat L (Ya… aku ga bisa liat rasi biduk atau layang-layang).

Program ini juga dapat menyimulasikan kapan akan terjadi bintang jatuh, gerhana. Salah satu fitur yang aku suka adalah kita bisa berpindah PLANET tempat kita tinggal. (Masalahnya backgroundnya ga ada yang pantes… Masa di mars ada pohon tinggi). Sangat disayangkan program ini belum mampu mengalkulasi waktu edar komet.

Program ini juga ga hanya untuk liat bintang-bintang yang indah di langit. Tapi juga bisa untuk mengukur posisi satelit (walau satelitnya ga ada). Ada ukuran azimut yang biasanya digunakan saat akan memasang parabola transciever dan mengarahkannya ke satelit.

Tapi kayaknya program ini memerlukan kemampuan dasar dalam bidang astronomi kayak AU, �, Azimut, Altitude, etc…

Keren… Sekarang aku bisa liat gimana keadaan langit saat aku lahir ke dunia… Kemarin aku juga dapet thread dari zymanq, dia dapat pesan dari YM nya kalo planet Mars bakal dalam posisi paling dekat dengan bumi tanggal 27 Agustus 2006 dan akan terjadi tahun 2200an… Sori aku lupa… Tapi sayangnya jika dilihat dari kota Bandung melalui perhitungan stellarium (latitude = -06d55′48.00″ longitude = +107d28′35.98″), maka dengan berat hati saya hanya dapat melihat �memang dalam kondisi terdekat dengan bumi- tapi dia sering berada di daerah ketika sang surya bersinar… Gimana bisa liat… :(

No Comments »

July 13th 2006
Hiduplah Indonesia Raya

Posted under Blogging

YUTAKA IIMURA PURBA PAKPAK
(Dikutip dari rubrik “Sosok” yang ditulis oleh Myrna Ratna di harian KOMPAS - halaman 16, tanggal 18 Maret 2006)SENIN (20/3) LUSA akan menjadi saat menyedihkan bagi Yutaka Iimura Purba Pakpak (59). Ia akan meninggalkan Indonesia setelah bertugas sebagai Duta Besar Jepang selama tiga tahun tujuh bulan, rekor terlama bagi duta besar Jepang yang pernah bertugas di Indonesia.

SAYA SANGAT SEDIH, ” katanya pelan. “Saya memiliki banyak kenangan di negara ini, dan memiliki komitmen emosional yang sangat dalam dengan Indonesia,” lanjut Iimura dalam perbincangan dengan Kompas, Kamis sore. Berkali-kali ia menyebut soal “keterikatan yang telanjur dalam dengan negeri ini”, yang kini harus diputus. Seandainya saja saya kini diberi tahu bahwa tugas saya diperpanjang, saya sangat siap untuk tinggal,” katanya berandai.

SEPANJANG TIGA TAHUN TUJUH BULAN, Iimura mencoba mengenal Indonesia dengan segenap hatinya. Bukan saja sebagai wakil Pemerintah Jepang, tetapi juga sebagai pribadi yang ingin menjalin keakraban tanpa dibatasi rambu protokoler. Sejak dua tahun lalu, setiap hari Sabtu, Iimura secara rutin mengajar bela diri iaido bela diri dengan menggunakan samurai di Gedung Skyline, Jakarta. Muridnya sebagian besar warga Indonesia. “Sepanjang sejarah Indonesia, baru pertama kali olahraga iaido diperkenalkan di sini, meskipun olahraga seperti karate dan judo sudah sangat terkenal di sini,” kata Iimura yang telah mempelajari iaido selama 10 tahun dan aikido delapan tahun.

BERKAT OLAH RAGA INI, ia bisa menggalang persahabatan dengan para praktisi olahraga bela diri lainnya. Hari Minggu besok ia akan memperoleh penghargaan dari Pendekar Pencak Silat Indonesia. “Tahun lalu saya pernah tampil membawakan iaido dalam festival pencak silat yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri. Mereka bertepuk tangan setelah menyaksikan penampilan saya. Wah, itu pengalaman yang tak terlupakan,” kata Iimura yang juga fasih berbahasa Perancis.

SOSOK YANG RAMAH dan rendah hati ini memang mudah diterima masyarakat Indonesia. Siapa pun yang mengenalnya akan mengingat Iimura sebagai tokoh bersahabat. Ia juga sangat santun. Bila perbincangan mulai menyinggung keburukan yang ada di Indonesia, seperti praktik korupsi yang merajalela, misalnya, Iimura buru-buru menimpali, “Tapi di negara saya juga ada korupsi.”

PADA BULAN MEI 2004, Iimura memperoleh marga Purba Pakpak di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, setelah terlebih dulu mendapat restu para tetua marga di sana. Bagi dia, penganugerahan itu merupakan bukti bahwa dirinya bisa diterima sebagai pribadi.

Komitmen bagi Indonesia
KECINTAANNYA TERHADAP INDONESIA membuat Iimura selalu memikirkan masa depan negeri ini. “Saya sering mengatakan kepada teman-teman, Indonesia harus bisa berkompetisi di era globalisasi ini,” ujarnya. Dunia, katanya, berubah dengan cepat. Dan globalisasi berarti kompetisi. “Jadi, setiap negara harus bisa berkompetisi agar mampu bertahan. Semua negara di dunia sekarang berupaya mereformasi diri agar tidak tertinggal. Kita berkompetisi dengan waktu,” tekannya.

APA YANG DIBUTUHKAN INDONESIA adalah “sense of urgency”, untuk memahami betapa pentingnya berkompetisi dengan waktu tersebut. “Sense of urgency ini harus dirasakan bukan saja oleh kalangan pebisnis dan politisi, tapi oleh semua pihak.” Iimura sepakat bahwa pembenahan ekonomi merupakan faktor yang sangat penting dalam proses transisi di Indonesia, dan Jepang berkomitmen untuk membantu agar proses itu berlangsung mulus. “Indonesia tetap menarik bagi investor Jepang. Hal itu terbukti bahwa Jepang merupakan negara penanam modal nomor satu di sini. Tapi memang benar, para pebisnis Jepang juga mulai berhati-hati (cautious) dengan iklim investasi di sini,” katanya.

APA YANG HARUS DILAKUKAN Indonesia, ujarnya, adalah membenahi masalah infrastruktur yang benar-benar terabaikan setelah krisis ekonomi tahun 1998 dan mengurangi ekonomi biaya tinggi. “Sebut saja, sistem perpajakan, perburuhan, dan perlunya kepastian hukum,” ujarnya. Secara halus, Iimura menolak untuk mengatakan bahwa iklim investasi di negara-negara lain di Asia Tenggara, seperti Vietnam dan Thailand, lebih atraktif dibandingkan di sini. “Jepang memang tidak bisa mengonsentrasikan investasinya di satu negara saja, para investor juga menginginkan diversifikasi. Negara tujuan investasi yang potensial saat ini adalah Thailand dan Vietnam. Namun semua itu tergantung dari sektornya. Untuk industri otomotif dan elektronik,
Indonesia lebih potensial,” katanya.

IIMURA PERTAMA KALI datang ke Indonesia tahun 1991 sewaktu kunjungan Kaisar Jepang. Ia terkesan dengan modernitas di Jakarta (khususnya Jalan Sudirman-Thamrin) yang dipenuhi gedung tinggi. Tetapi ia juga menemukan kenyataan lain. “Di belakang gedung-gedung tinggi itu
terdapat kenyataan yang sangat kontras. Modernitas berhadapan dengan kemiskinan,” katanya.

PENGHAPUSAN KEMISKINAN dan rekonstruksi ekonomi menjadi semacam “obsesinya” dalam membingkai hubungan bilateral Jepang- Indonesia. Jadi jangan heran, bila ditanya pengalaman apa yang paling sulit dilupakan dalam kariernya selama menjadi duta besar, Iimura akan cepat mengatakan, “Pertama, terlibatnya Jepang dalam program-program rekonstruksi ekonomi di Indonesia, khususnya dalam mempromosikan investasi bagi negeri ini, menciptakan lapangan kerja dan menghapus kemiskinan. Hal lainnya adalah membantu rekonstruksi Aceh setelah bencana tsunami dan ikut berkontribusi dalam proses perdamaian di Aceh,” ujarnya.

DALAM PESTA PERPISAHAN bersama para sahabatnya, awal pekan ini, Iimura sempat berpesan, “Saya yakin, saya optimis, akan masa depan Indonesia.”

(Tulisan ini disajikan � untuk membangkitkan rasa cinta tanah air dan mendukung semangat “Menuju Indonesia yang Lebih Baik” � BRN).

No Comments »

July 11th 2006
My house in google

Posted under Blogging


This picture taken from maps.google.com, shown in this picture is Panghegar Permai where i live. No place we can hide from satellite.

No Comments »

July 10th 2006
Hello world!

Posted under Blogging

Welcome to Wordpress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

No Comments »

July 9th 2006
Tuhan Sembilan Senti

Posted under Blogging

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na�im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil �ek-�ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na�im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu�ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii�atun bi mukayyafi al hawwa�i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu �alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku� dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

***

No Comments »

July 8th 2006
How To Build A Profitable Niche Site Within 27 Minutes

Posted under Blogging

Building niche a portfolio of profitable niche sites is a great way of developing a recurring income stream. A typical niche mini site may only earn you $60 per week but at that rate, four such sites will generate a yearly income of over $12,000. I’ll let you figure out the earnings potential of 100 mini sites!

The niche mini site strategy is very straightforward. First, find a niche market with profit potential that isn’t already oversaturated with competitors. Identify a list of related keywords that people are searching on and then create keyword rich content pages that is optimised for each one of your keywords.

Traditionally, once you have your content pages, you would normally upload them to your site and monetize them with affiliate links and pay par click programmes such as Google’s Adsense. However, why not make it easy on yourself and gain an added search engine advantage…

We now have access to an easy to use and versatile content management system that means that building a niche mini
site can be done on the fly. Yes, that’s right - The Blog!

At its very simplest, a blog is just a structure for managing web content. It’s the backbone, or skeleton, of a web site on which to hang the flesh. A blog is simply an easy way to enter and publish your content online.

Blogs don’t just have to be journals, rants, personal commentaries or diaries; blogs can take on a wide variety of forms and functions.

In fact you can just about build any kind of web site with a blog. Just think about it - a blog can be used very effectively to build a niche site. In fact, because they are so easy to use, blogs are one of the most effective niche mini site building tools.

More importantly, one of the most important reasons for choosing to use a blog is their attractiveness to the search engines and the effect that can have on attracting targeted traffic. According to a study released earlier this month by the Pew Internet and American Life Project, a full 27 percent of all online users now read blogs, a 58 percent increase from the early part of 2004.

So, how can you take advantage of blogging technology to build a successful niche mini site?

First, choose your niche, identify your primary keyword phrase and pick out about ten secondary keywords - the remaining keywords that you discover will be used later in the process.

The next step is to compile some relevant content based on your primary keyword phrase, just as you would when building a regular site. Then set up an account at http://www.Blog4Cash.com and publish your primary keyword content to your main category. Your niche mini site is already up and running.

Now create a new blog category for each of your 10 secondary keywords using each keyword as the name of a category. The next step is to compile content for each of the ten keywords and post that content in the appropriate category. You can then compile content for each of the remaining keywords and post that content in one of your ten categories.

The more keywords you find the more content you can add to your blog. I try to aim for at least ten keywords /pages per category. Eventually you could have hundreds of pages. Each of those pages will have a link to your 10 Categories. And each of those links will use the anchor text of your most important keywords. As a result of all those internal keyword-rich links, your site will end up ranking very well in the search engines for your Category names.

Your next step is to set up your traffic system. This is where using a blog to build sites gives you a real advantage. There are many special RSS/blog directories that are hungry for feeds. By submitting your new niche blog to these directories, you will begin getting traffic almost immediately. Quite often these feeds will result in a lot more traffic than all the major search engines combined. This is why it makes so much sense to build your niche site as a blog. You will enjoy much more traffic, and get it much faster than with a traditional HTML based site.

Here is a list of some of the top specialist directories you should submit your niche site to:
http://www.masternewmedia.org/rss/top55

As soon as you’ve submitted your site to the directories, it’s time to get it indexed by Yahoo! by adding your RSS feed to your MyYahoo! page. If you don’t have a MyYahoo! page, just go to http://www.yahoo.com. Now click on the MyYahoo! link at the top and set up your free account. Once you have your account set up, click on Add Content, then add the URL of your blog RSS feed into the Find Content box.

When you return to your MyYahoo! page, your first niche blog post should be shown. If you go look at your web stats for your site, you’ll find that the Yahoo! spider has probably already made a visit. Your new site should be indexed in Yahoo! in just a couple of days.

Every time you add another content page to your blog, you can alert the RSS/blog directories by “pinging” them. There is a wonderful site at http://www.pingomatic.com that makes this very easy. You just have to enter the URL of your blog and Pingomatic will send your ping to Yahoo and about 15 other large directories. That will bring the spiders back to your site almost immediately!

I would recommend that you write and add a new keyword rich content page every day until you have between 40 to 60 pages. Blogs that are frequently updated tend to get the most traffic. After a couple of months, you’ll have a 60 page niche site that will already be getting a lot of traffic. You will also discover that your regular updates will stimulate the major search engines to spider your site every day. And, if you’ve monetized your site with Google Adsense and relevant affiliate programs, you will also be making a healthy profit!

Once you learned how easy and profitable it is to build your niche sites with a blog, you’ll soon be building more and more money making niche sites!

No Comments »

Next »