Posted under Computer Related & Linux & Open Source
Saat ini desktop ku menggunakan Fedora 9. Aku install menggunakan media LiveCD, karena tidak mungkin buat ku mengunduh sebuah DVD dari kantor. Mungkin dulu bisa, sekarang mah ga bisa euy… Santai, aku download dan gunakan terlebih dahulu LiveCD tersebut, awalnya tidak ada masalah. Maka aku pun menginstallnya di komp yang sudah terinstal fedora 8.
Penginstalan berjalan dengan lancar. Setelah diinstal, aku set repositori yum ku sesuai petuah dari can masagi . Akhirnya sesi yang menjengkelkan menunggu. Ya, apalagi kalo bukan mendownload paket-paket OfficeSuite, Eclipse dan yang lainnya yang segede gajah itu..
Tips :
Set keepcache yang berada di /etc/yum.conf menjadi 1 agar paket yang terdownload bisa disalin untuk digunakan dan dishare sebagai repositori lokal, lumayan kalo suatu saat ada komp yang diinstall jg jadi ga mesti download dari internet.
Setelah semua penginstalan berhasil.. Yuppie, aku bisa dengan santai menggunakan Fedora 9 ku.. Tapi jujur, aku kurang suka dengan wallpaper bawaan LiveCD Fedora 9. Entah kenapa… Aku lebih suka menggunakan yang background nya hitam itu…
Setelah beberapa hari menggunakan, aku tak luput sedikit pun untuk terus mengupdate paket-paket. PackageKit yang memakai back-end yum sangat bermanfaat untuk memberitahukan adanya updatean.. Namun, masalah timbul setelah update pertama, entah karena aku install menggunakan LiveCD atau kenapa, Aku mulai ga bisa browsing… Ya, ga bisa browsing.. Mengerikan bukan..
Aku coba mengatasinya dengan memasang proxi dari komp lain. Ya, skrang berjalan lancar… Namun, aku tetap susah untuk membuka beberapa web, alesannya, koneksi terputus tiba2… Haaaah.. Kenapa ini…
Tapi, selama produktifitas ku tidak menurun dan web2 yang sering aku kunjungi ga ada masalah, ya udah lah… Aku pasrah aja… Hehehehe
Satu lagi, komp ku sering crash ketika aku terlalu sering menggunakan Compiz-Fusion. Padahal komp aku di rumah, yang masih menggunakan Fedora 8 dan Compiz mah baik2 aja…
canmasagi on 21 Jul 2008 at 8:59 am #
UsingYa… masalahnya mungkin kualitas koneksi internet Indonesia masih lebih bagus harganya (mahal) daripada kelancaran koneksniya itu sendiri. he… he… he..
Mengandalkan mirror dalam negeri dari kambing, tuma ataupun dl2 sama saja penyakitnya rto dan error melulu…..
Anehnya F9 tiap PC beda-beda kasusnya PCku yang sudah lawas Network Manager Applet langsung start otmatis, namun PC temenku padahal lebih baru gak bisa dan harus start manual
Dichi Al Faridi on 21 Jul 2008 at 9:20 am #
UsingHehehe.. Betul nih.. Mirror dari negeri sendiri sering RTO… duh.. jadi harus import dari negeri lain… hehehehe…